Cobalah Berkebun Vertikal Jika Tak Punya Banyak Tempat

Cobalah Berkebun Vertikal Jika Tak Punya Banyak Tempat – Menanam tanaman di dalam ruangan adalah cara yang bagus untuk tingkatkan kualitas udara. Selain itu, tanaman juga bisa memperindah ruangan dan menenangkan situasi hati. Sayangnya tak seluruh orang punya area yang luas untuk menanam. Namun, sebaiknya masalah ini tak membatasi keinginanmu untuk mencoba menghadirkan warna hijau di rumah.

Cobalah Berkebun Vertikal Jika Tak Punya Banyak Tempat

cobalah-berkebun-vertikal-jika-tak-punya-banyak-tempat

minhquangthienvien.com – X Learn more Kamu bisa mencoba tetap bertanam bersama dengan proses vertikal. Banyak makna untuk bercocok tanam secara vertikal ini, terasa berasal dari taman vertikal, dinding hijau, dinding hidup, sampai dinding lumut. Taman vertikal terhadap dasarnya menyesuaikan tanaman secara vertikal, baik bersama dengan dukungan rak, kait, atau penyangga yang dibikin tertentu untuk itu. Salah satu proses paling maju untuk vertical gardening adalah pakai proses hidroponik, yang merupakan proses menumbuhkan tanaman yang kaya nutrisi, tanpa tanah. Berkebun hidroponik sudah dipraktikkan oleh manusia sejak zaman Raja Nebukadnezar.

Baca Juga : 7 Cara Mudah Tangani Tanaman yang Hampir Mati

Panel hidroponik bisa berdiri sendiri atau dipasang ke dinding, dan merupakan alternatif yang baik dan hemat area untuk tanaman pot tradisional. Selain hidroponik, taman vertikal bisa dibikin berasal dari pot kecil berisi tanah, rak sepatu kanvas, kotak tangga, atau kaleng kopi daur ulang. Namun, bagimana cara mengakibatkan dan memelihara taman vertikal ini? 1. Bisakah mengakibatkan taman vertikal sendiri?

Kamu bisa mengakibatkan taman vertikalmu sendiri bersama dengan sebuah konsep yang matang. Ini bisa menjadi pilihan untuk memulai hobi yang baru.

Modal untuk mengakibatkan kebun vertikal ini juga lumayan tidak mahal dan bisa disesuaikan bersama dengan budget yang kamu sediakan. Kamu bisa pakai kaleng, pot tanah liat, tempat kayu khusus, sampai pipa paralon. Atau, kamu bisa mengakibatkan rak seperti tangga yang menempel di dinding berasal dari bawah sampai atas. Jika kamu tak inginkan pakai proses hidroponik di dalam taman vertikalmu, kamu bisa pakai tanah dan pot seperti pas menanam di area datar. Yang kudu diperhatikan adalah, bagaimana taman vertikalmu kudu meraih matahari yang lumayan dan enteng disiram.

2. Tanaman apa yang paling cocok untuk taman vertikal? Taman vertikal bisa dibikin berasal dari bermacam jenis tanaman. Contoh umum yang paling banyak dipakai adalah tumbuhan pakis, lumut, ficus repens, pilea, dan calathea. Taman vertikal yang di letakkan di luar area umumnya berisi lumut, tanaman merambat, atau tanaman lain yang lebih besar dan tumbuh lebih cepat. Taman vertikal luar ruangan cenderung tumbuh lebih baik sebab mendapat cahaya matahari langsung. Sedangkan kalau berada di di dalam ruang, kudu diperhatikan agar tanaman mendapat cahaya matahari. Untuk tanaman di dalam ruangan, kamu bisa mencoba tanaman sukulen. Jenis ini adalah tanaman bersama dengan perawatan yang enteng dan cuma membutuhkan sedikit air. Selain itu, tersedia bermacam macam sukulen bersama dengan warna-warna yang cerah. Sehingga kalau di letakkan di dalam ruangan, tanaman ini bakal memberikan kesegaran.

3. Bagaimana memelihara taman vertikal? Salah satu kesulitan memelihara taman vertikal adalah bagaimana menyiraminya, lebih-lebih jikalau berada di di dalam ruang. Oleh sebab itu banyak orang pakai proses irigasi yang sangat mungkin air mengalir ke seluruh bagian tanaman. X Learn more Sementara kalau kamu tidak punya proses penyiraman, kamu bisa pakai es batu yang di letakkan di dalam pot untuk menyirami tanamanmu. Selain menyiram tanaman secara teratur, kamu juga kudu memasukkan nutrisi ke di dalam tanah berasal dari pas ke waktu. Kompos dan pupuk organik bakal memberi hasil yang baik untuk kebun vertikal bermedia tanah. Jika punya hidroponik, kamu bisa membeli pupuk cair untuk dicampur ke di dalam aliran air. Kamu juga kudu memangkas dan melenyapkan daun-daun yang mati agar tanaman bisa tumbuh lagi bersama dengan baik. Prinsip berkebun vertikal sebenarnya serupa bersama dengan berkebun biasa, cuma bentuknya saja yang dibikin vertikal. Jadi tidak kudu pusing kan?

Leave a Comment