Manfaat Belajar Berkebun untuk Anak Usia Dini

Manfaat Belajar Berkebun untuk Anak Usia Dini – Mengajak Si Kecil untuk “cangkul, cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung di kebun kita…” bakal menjadi aktivitas yang menyenangkan lho, Bun. Saat menanam bibit apa pun dengan Si Kecil bakal menjadi pengalaman yang baik baginya, lebih-lebih Si Kecil dapat menggali tanah, memasukkan bibit, dan menyiram tanaman. Berkebun dengan Si Kecil dapat menjadi fasilitas yang baik untuk bonding dengan Bunda. Selain itu, berkebun juga ternyata terbukti baik untuk perkembangan dan perkembangan anak. Apa saja manfaatnya? Berikut ulasan lengkapnya. Simak, ya!

Manfaat Belajar Berkebun untuk Anak Usia Dini

manfaat-belajar-berkebun-untuk-anak-usia-dini

Berkebun dapat menambah kesehatan mental Si Kecil

minhquangthienvien – Berkebun bagi Si Kecil adalah bermain di luar dengan Bunda. Anak bakal mengenal perihal baru berkenaan tumbuhan dan hewan sekitar. Ia belajar dari mana ia mendapat makanan, cara merawat, dan menyayangi suatu hal tanpa kudu merasa memiliki. Penelitian dari The Children’s Hospital of Eastern Ontario juga mengatakan berkebun dapat menghilangkan stres pada anak lho, Bun. Bahkan penelitian ini juga menunjukkan bakteri tertentu yang ditemukan di tanah punya dampak peningkatan keadaan hati dan dampak positif pada prilaku belajar Si Kecil.

Si Kecil bakal lebih bahagia makan sayur dan buah

Si Kecil menunjukkan gejala picky eater pada sayur dan buah, Bun? Ajak berkebun yuk, dengan berkebun ia bakal menyadari asal muasal makanan selanjutnya merasa dari benih hingga dapat dipanen. Menurut Journal of American Dietetic Association pada th. 2007 menunjukkan bahwa anak-anak yang mengambil anggota didalam menanam sayur mereka sendiri, mereka bakal memakannya. Efek berkebun serta kebiasaan makan buah dan sayur ini bakal dibawa hingga anak dewasa kelak lho, Bun.

Berkebun dapat menjadi aktivitas fisik bikin Si Kecil

Simpan tabletnya, matikan TV nya, bawa sekop dan benihnya, dan ajak Si Kecil untuk berkebun. Menanam, menyiangi, menyiram, dan memanen sayuran tidak mengakibatkan Si Kecil berkeringat sih, tapi setidaknya Si kecil dapat meninggalkan alat elektroniknya. Artinya semakin banyak aktivitas fisik selama era perkembangan dan perkembangannya, bakal semakin menambah kemampuan motoriknya.

Si Kecil bakal terkena bakteri baik dari tanah

Ahli Mikrobiologi, Brett Finlay mengatakan didalam bukunya Let Them Eat Dirt bahwa di didalam tanah ada banyak mikroba yang tidak beresiko tapi justru bakteri ini dapat menambah proses kekebalan tubuh anak. Jika kekebalan tubuh anak meningkat artinya ia tidak enteng terserang penyakit dan perihal ini amat baik bagi perkembangan anak. Jadi Bunda tak kudu risau selagi Si Kecil kudu berkutat dengan kotoran tanah dan teriknya sinar matahari.

Berkebun mengajarkan Si Kecil mencintai lingkungan

Mengajarkan lingkungan pada Si Kecil dapat di mulai sejak dini dan di mulai dari perihal terkecil. Berkebun adalah salah satunya. Bunda dapat mengenalkan wujud cacing, kupu-kupu, lebih-lebih bervariasi type ulat bulu. Selain itu kenalkan bahwa tumbuhan juga mahluk hidup yang punya bervariasi type dan fungsi. Berikan edukasi pada anak bahwa seluruh mahluk di dunia ini telah menduduki fungsinya masing-masing sebagai ekosistem.

Selain faedah di atas, berkebun juga dapat menambah kewaspadaan dan keterampilan kognitif Si Kecil. Pasalnya berkebun juga pekerjaan yang lumayan rumit agar dapat mendukung anak untuk tetap tenang dan fokus. Buatlah jadwal rutin untuk berkebun, bila selagi pagi hari di akhir pekan agar Si Kecil tekun dan dapat melihat perkembangan tanaman hasil berkebunnya. Selamat berkebun, Bunda!

Leave a Comment